Berpartisipasi melukis di bandar serai dalam memperingati 100 tahun kebangkitan nasional, Selasa 20 Mei 2008. Dengan tema 100 meter Warna Nasionalisme.
lukisan tersebut menggambarkan kehidupan bangsa indonesia yang saat ini bersempena dengan 100 tahun kebangkitan nasional. Divisualisasikan menggunakan objek manusia sebagai gambaran bangsa Indonesia yang seakan tenggelam, terhimpit oleh alat ukur waktu (visualisasi dari 100 tahun kebangkitan nasional), lukisan mengisahkan bentuk kehidupan rakyat yang kian lama kian terjepit dengan perekonomian, kemiskinan, bahkan biaya pendidikan yang semakin tinggi, hingga tak tergapai lagi oleh anak-anak bangsa.
Lukisan menceritakan 100 tahun kebangkitan nasional, malah tidak seindah seperti yang diinginkan. Malah peringatan 100 tahun kebangkitan nasional ditandai dengan kenaikan harga BBM yang disertai kenaikan bahan-bahan pokok yang semakin tinggi.
lukisan dibuat apa adanya tanpa menapikkan realitas bangsa indonesia sebenarnya. Bukan digambarkan pembangunan yang pesat yang sebenarnya terdapat lebih banyak lembah kelam di baliknya. Bukan digambarkan pula semangat nasionalisme yang seakan semu (yang katanya pemimpin selalu berpihak terhadap rakyat, namun nyatanya rakyat hanya di beri “angin surga” belaka). Dan bukan pula digambar hura-hura menyambut 100 tahun kebangkitan nasional.
Namun lukisan di konstruksi ke arah gambaran sebenarnya dari keadaan bangsa saat ini, agar kita lebih memaknai kebangkitan nasional dengan merenungi lalu bersikap yang nyata, yang benar-benar tidak akan menjadi seperti yang tergambar di lukisan tersebut, terhimpit, tercekik, tanpa adanya semangat yang nyata, yakni semangat kebangkitan nasional.
Bangkit
Bangkit itu…. susah
susah melihat orang susah
senang melihat orang senang
Bangkit itu…. takut
takut korupsi
takut makan yang bukan haknya
Bangkit itu…. mencuri
mencuri perhatian dunia dengan prestasi
Bangkit itu…. marah
marah bila martabat bangsa dilecehkan
Bangkit itu…. malu
malu jadi benalu
malu selalu minta melulu
Bangkit itu…. tidak ada
tidak ada kata menyerah
tidak ada kata putus asa
Bangkit itu…. aku
untuk Indonesiaku
DIarsipkan di bawah: aktifitas hari ini | Ditandai: hasil















